Senin, 22 Februari 2021

KD 3.8/BAB 3 PENCEMARAN LINGKUNGAN

 KD 3.8/BAB 3 PENCEMARAN LINGKUNGAN

Materi IPA hari Jum'at, 25 Februari 2022

A. Pengertian Pencemaran Lingkungan

Pencemaran lingkungan adalah penambahan segala substansi ke lingkungan dan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam, sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi dengan peruntukannya.

Zat yang dapat mencemari lingkungan dan dapat mengganggu kelangsungan hidup makhluk hidup disebut Polutan.



B. Jenis-Jenis Pencemaran Lingkungan

encemaran lingkungan dapat dibedakan menjadi pencemaran air, pencemaran udara, dan pencemaran tanah.

1. Pencemaran Air

Pencemaran air yaitu masuknya makhluk hidup, zat, energi atau komponen lain ke dalam air yang menyebabkan kondisi air menyimpang dari sifat-sifat air dari keadaan normal akibatnya air tidak berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya.

Pencemaran air dapat terjadi pada sumber mata air, sumur, sungai, rawa-rawa, danau, dan laut. Penyebab pencemaran air adalah limbah pabrik, limbah rumah tangga, dan limbah pertanian. Bahan pencemar berupa bahan kimia yang mengandung racun, mudah mengendap, mengandung radioaktif, panas, dan pembongkarannya banyak memerlukan oksigen.

Air yang tercemar akan menimbulkan dampak yang tidak menguntungkan bagi lingkungan, seperti penurunan kualitas lingkungan, gangguan kesehatan, pemekatan hayati, mengganggu pemandangan, eutrofikasi, dan mempercepat proses kerusakan benda.

Untuk menanggulangi pencemaran air dapat dilakukan dengan cara pembuatan kolam stabilitas, IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), dan pengelolaan excreta.


2. Pencemaran Udara


Pencemaran Udara Perkotaan

Pencemaran udara adalah masuk atau dimasukkannya bahan-bahan atau zat-zat asing ke udara yang menyebabkan perubahan susunan atau komposisi udara dari keadaan normalnya. Pencemaran udara terbagi menjadi menjadi dua macam, yaitu:

  1. Pencemaran udara primer, disebabkan langsung dari sumber pencemar. Contohnya peningkatan kadar karbon dioksida yang disebabkan oleh aktivitas pembakaran oleh manusia.
  2. Pencemaran udara sekunder, disebabkan oleh reaksi antara substansi-substansi pencemar udara primer yang terjadi di atmosfer. Contohnya, pembentukan ozon yang terjadi dari reaksi kimia partikel-partikel yang mengandung oksigen di udara.

Bahan-bahan pencemar udara umumnya berasal dari pembakaran bahan bakar fosil yang tidak sempurna oleh mesin-mesin pabrik, pembangkit listrik, kendaraan bermotor, pembakaran sampah, asap rokok, senyawa kimia buangan seperti CFC, dan lain-lain.

Pencemaran udara dapat mengakibatkan beberapa hal, diantaranya yaitu:

  1. Efek rumah kaca
  2. Kadar karbon monoksida yang terlalu banyak di udara dapat menghambat pengikatan oksigen di dalam tubuh
  3. Hujan asam
  4. Rusaknya lapisan ozon
3. Pencemaran Tanah


Pencemaran Tanah Akibat Plastik

Pencemaran tanah terjadi jika ada bahan-bahan asing, baik organik maupun anorganik, yang menyebabkan tanah menjadi rusak. Kerusakan tanah tersebut dapat berdampak langsung pada kehidupan makhluk hidup. Bahan-bahan pencemar tanah berasal dari limbah pabrik, limbah rumah tangga, limbah pertanian, dan barang-barang rongsokan.

Ada berbagai macam dampak dari pencemaran tanah terhadap kesehatan seperti sakit kepala, pusing, letih, iritasi mata, dan ruam kulit. Pada dosis yang besar, pencemaran tanah dapat menyebabkan kematian. Selain pada kesehatan manusia, pencemaran tanah juga berdampak terhadap ekosistem, seperti perubahan metabolisme tanaman yang pada akhirnya dapat menyebabkan penurunan hasil, yang berakibat terhadap predator atau tingkatan lain dari rantai makanan tersebut.

Cara penanggulangan pencemaran tanah dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu remidiasi dan bioremediasi.

  1. Remidiasi adalah kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah yang tercemar. Ada dua jenis remediasi tanah, yaitu on-site dan off-site.
  2. Bioremediasi adalah proses pembersihan pencemaran tanah deengan menggunakan mikroorganisme (jamur, bakteri). Bioremediasi bertujuan untuk memecah atau mendegradasi zat pencemar menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun (karbon dioksida dan air).
Untuk lebih memahami materi tentang pencemaran lingkungan silahkan membuka link PPT berikut👇
  1. https://drive.google.com/file/d/1Id85LHVBV4VlgSXZVEXcQtnkDXnfF3Jq/view?usp=sharing
  2. https://drive.google.com/file/d/1YeYEzjwiwwg9DUmklj8NdkLqtcPcGLQe/view?usp=sharing
Tugas IPA hari ini Jum'at, 25 Februari 2022:
  1. Membuat peta konsep tentang pencemaran lingkungan
  2. Untuk mengukur tingkat pemahamanmu tentang pencemaran lingkungan silahkan buka link berikut ini👇

Selamat mengerjakan..tetap semangat dan selalu terapkan 3M mencuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker jika ke luar rumah💪💪💪

Selasa, 09 Februari 2021

KD 3.7/ BAB 2 INTERKASI MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGUNGAN

 KD 3.7 / BAB 2 INTERAKSI MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGAN


Materi IPA hari Kamis, 17 Februari 2022

A. Pengertian Lingkungan dan Komponen Penyusun Ekosistem



Lingkungan secara umum dapat diartikan sebagai segala sesuatu di luar individu yang mempengaruhi perkembangan kehidupan individu baik langsung maupun tidak langsung. Lingkungan terdiri atas dua komponen utama, yaitu komponen biotik dan abiotik.

  1. Komponen biotik, terdiri atas makhluk hidup, seperti manusia, hewan, tumbuhan, dan jasad renik.
  2. Komponen abiotik, terdiri atas makhluk tak hidup, seperti air, tanah, udara, batu, dan cayaha.

Pengertian Ekosistem

Ekosistem adalah suatu proses yang terbentuk karena adanya hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya, jadi kita tahu bahwa ada komponen biotik (hidup) dan juga komponen abiotik(tidak hidup) yang terlibat dalam suatu ekosistem ini, kedua komponen ini tentunya saling mempengaruhi, contohnya saja hubungan heewan dengan air.

Satuan Makhluk Hidup Dalam Ekosistem

1. Individu

Kata individu berasal dari bahasa latin in berarti tidak dan dividus yang berarti dapat dibagi. Dalam Ekologi individu adalah makhluk hidup tunggal (yang tidak dapat dibagi-bagi). Seorang manusia, sebatang pohon kelapa, seekor kucing dan seekor kupu-kupu merupakan individu. Demikian juga dengan seekor sapi dari sekumpulan sapi, seekor ikan dalam kelompoknya, dan tiap-tiap pohon karet dalam suatu perkebunan.

2. Populasi

Satu atau lebih individu suatu spesies yang hidup di suatu tempatdisebut populasi.Misalnya, di dalam ekosistem sawah terdapat populasi tumbuhan padi., populasi rumput, populasi ular, populasi wereng dan populasi burung pipit.


3.Komunitas

Seluruh komponen biotik suatu ekosistem danamakan komunitas. Suatu komunitas tersusun atas semua populasi yang ada di dalam ekosistem yang bersangkutan. Sebagai contoh, dalam suatu ekosistem hutan komunitas pohon beranggotakan semua populasi berupa berbagai jenis pohon. Komunitas burung beranggotakan semua populasi berbagai jenis burung. Dengan kata lain, interaksi antar populasi membentuk suatu komunitas.


4. Ekosistem

Komunitas hidup di tempat tinggal alminya, ditambah faktor-faktor abiotik (tak hidup) lingkungan (Udara, air, tanah dan cahaya) membentuk suatu ekosistem. Suatu danau adalah sebuah ekosistem yang terdiri ats komunitas bermacam-macam hewan dan tumbuhan danau, air, mineral-mineral, oksigen terlarut, tanah, dan cahaya. Contoh ekosistem : Ekosistem laut, sawah, sungai. Setiap ekosistem memilki karakter sendiri.


5. Bioma

Beberapa ekosistem daratan yang memiliki struktur dan kenampakan vegetasi yang sama, memilki sifat-sifat lingkungan yang sama, dan memilki karakteristik komunitas hewan yang sama pula membentuk suatu biom. Beberapa contoh biom adalah bioma hutan hujan tropis, bioma tundra, bioma savanna. Gabungan semua bioma yang ada di muka bumi ini disebut biosfer.


B. Hal – Hal yang Ditemukan dalam Suatu Lingkungan

Berdasarkan pengertian lingkungan di atas, jelas bahwa suatu lingkungan terdiri atas dua unsur atau komponen, yaitu komponen makhluk hidup (biotik) dan komponen makhluk tak hidup (abiotik). 

Diantara unsur – unsur tersebut terjalin suatu hungan timbal balik, saling memengaruhi dan ada ketergantungan satu sama lain. Makhluk hidup yang satu berhungan secara timbal balik dengan makhluk hidup lainnya dan dengan benda mati di lingkungannya.

Adanya hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya menunjukkan bahwa makhluk hidup dalam kehidupannya selalu berinteraksi dengan lingkungan di manan ia hidup (habitat). Makhluk hidup akan mempengaruhi lingkungannya, dan sebaliknya perubahan lingkungan akan mempengaruhi pula kehidupan makhluk hidup.

Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Pola 

Setiap organisme tidak dapat hidup sendiri dan selalu bergantung pada organisme lain dan lingkungannya. Saling ketergantungan ini akan membentuk pola interaksi. Pola interaksi terjadi antara komponen biotik dan komponen abiotik serta antara komponen abiotik dengan komponen abiotik. 


Ada 7 jenis pola interaksi dakam sebuah ekosistem:

  1. Simbiosis, 
Simbiosis merupakan hubungan yang terjadi antara 2 organisme. Simbiosis itu sendiri dibagi menjadi 3, yaitu simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme, dan simbiosis parasitisme.

a. Simbiosis mutualisme adalah hubungan dua jenis individu yang saling memberikan keuntungan oleh kedua individu tersebut. Contohnya jamur dengan akar pohon pinus. Jamur mendapatkan makanan dari pohon pinus, pohon pinus mendapatkan air dan garam mineral lebih banyak jika bersimbiosis dengan jamur. 

contoh lain simbiosis mutualisme antara lain:

1) Bakteri Rhizobium leguminosarum dan tanaman polong-polongan


Sebagian dari kita mungkin bertanya-tanya, kok bisa? Ya, bakteri Rhizobium leguminosarum adalah bakteri yang berfungsi menyuburkan tanah dengan cara mengikat Nitrogen yang terdapat dalam udara bebas. Nah, dengan adanya bakteri ini, tanaman polong-polongan menjadi lebih subur. Bakteri Rhizobium sendiri akan mendapatkan makanan dari tanaman polong-polongan.

2) Manusia dengan bakteri
Dalam hal ini bakteri yang dimaksud adalah bakteri E. Coli yang ada di usus Besar. Dengan adanya bakteri ini di dalam tubuh, manusia dapat mengurangi pertumbuhan bakteri jahat dan mempercepat proses pembusukan di dalam usus besar. Sedangkan bagi bakteri E. Coli sendiri mendapat keuntungan karena bisa mendapat makanan dari sisa-sisa makanan pada usus besar.

3) Lalat dengan bunga raflesia
Bunga raflesia atau bunga bangkai mungkin identik dengan bau yang tidak sedap, paling tidak bagi kita manusia. Namun bagi lalat, ini adalah tempat yang paling “indah” lantaran bisa dihinggapi untuk mencari makanan. Bagi bunga raflsia sendiri, keberadaan lalat ini memberi keuntungan lantaran dapat membantunya dalam proses penyerbukan. Tidak jauh berbeda lah dengan hubungan antara kupu-kupu dan bunga.

4) Burung bangau dengan kuda Nil
Bukan tanpa sebab hubungan antara burung bangau dan kuda nil disebut sebagai hubungan yang menguntungkan. Di satu sisi, kebiasaan burung bangau yang suka memakani kutu-kutu dan parasit yang ada di punggung kuda nil adalah keuntungan karena membuat tubuh kuda nil menjadi bersih dan terhindar dari kutu. Bagi burung bangau, kutu-kutu dan parasit yang ada di badan kuda nil bisa mengeyangkan perut, karena ini adalah makanan.


 

b. Simbiosis komensalisme adalah hubungan interaksi dua jenis individu yang memberikan keuntungan pada salah satu pihak, tapi pihak lain tidak mendapat kerugian. Contohnya tumbuhan anggrek dengan pohon mangga. Tumbuhan anggrek mendapat keuntungan berupa tempat tinggal, pohon mangga tidak mendapat keuntungan dan kerugian dari adanya anggrek. Contoh lainya adalah:

1) ikan hiu dengan ikan remora ,


2) Rayap dengan protozoa berflagella
Dalam kasus ini, protozoa berflagella hidup di dalam saluran pencernaan rayap dan mencerna selulosa dari kayu untuk kemudian menjadi molekul-molekul karbohidrat yang lebih sederhana sehingga dapat dicerna. Protoza berflagella akan mendapat keuntungan dari interaksi tersebut karena dapat berlindung di dalam tubuh rayap, sementara rayap tidak akan mendapat pengaruh apapun.

3) Udang dengan timun laut
Hubungan antara udang dan mentimun laut juga merupakan salah satu contoh simbiosis komensalisme. Ini lantaran udang memiliki kebiasaan untuk menunggangi mentimun laut, dengan tujuan memperoleh sisa-sisa makanan dari mahkluk laut tersebut. Bagi udang, ini menguntungkan karena memungkinkannya mendapatkan sisa-sisa makanan, sementara mentimun laut interaksi ini tidak berpengaruh. Tidak  menguntungkan, tidak juga merugikan.



4) Katak dan pepohonan
Contoh lainnya dari simbiosis komensalisme bisa dilihat pada interaksi antara katak dan pepohonan. Dimana Katak menggunakan daun dan bagian-bagian pohon lain sebagai tempat berteduh dan berlindung dari hujan atau badai. Bagi Katak, hal ini tentu menguntungkan. Namun demikian pohon tidak diuntungkan, tidak pula dirugikan. Dengan kata lain, tidak terpengaruh sama sekali.

c. Simbiosis parasitisme adalah hubungan interaksi dua jenis individu yang memberikan keuntungan pada salah satu pihak dan memberi kerugian pada pihak lain (inang). Contohnya kutu rambut dengan manusia. Kutu rambut memperoleh keuntungan dari manusia berupa darah yang dihisap sebagai makanannya, sedangkan manusia akan merasakan gatal pada kulit kepalanya. Berikut contoh lain simbiosis  parasistisme:

1) Parasit dengan inangnya
Berbagai mikro organisme penyakit yang hidup pada manusia, hewan dan tumbuhan bersifat parasit. Parasit hidup dan mendapatkan makanan dari inangnya, yaitu tubuh manusia, hewan, ataupun tumbuhan. Tetapi parasit tidak memberikan apa-apa kepada inangnya tersebut.

2) Nyamuk dan manusia
Contoh lainnya dari hubungan yang hanya menguntungkan satu pihak (parasitisme) ini adalah hubungan nyamuk dan manusia. Dimana nyamuk akan menggigit dan menghisap darah manusia. Jenis nyamuk tertentu bahkan bisa menyebarkan penyakit mematikan seperti demam berdarah atau malaria. Bagi nyamuk, hubungan ini menguntungkan karena bukan saja mendapat darah tetapi juga dapat berkembang biak. Namun bagi manusia, hubungan ini merugikan karena dapat terserang penyakit berbahaya.

3)Sapi dengan cacing hati
Hampir mirip dengan hubungan manusia dan nyamuk, hubungan antara sapi dan cacing hati juga merupakan salah satu contoh simbiosis parasitisme. Dengan berdiam di tubuh sapi, cacing akan mendapat keuntungan berupa makanan dari sapi. Sementara sapi akan mengalami kerugian karena kesehatannya menjadi terganggu dan membuat terserang penyakit.


Sismbiosis parasitisme : tumbuhan tali putri dengan inangnya

2. Antibiosis

 Merupakan interaksi anatar dua makhluk hidup dimana salah satu makhluk hidup menghasilkan zat antibiotik yang dapat menghambat pertumbuhan makhluk hidup lainya.

Contoh: Jamur Penicillium notatum dengan bakteri tertentu


2. Kompetisi

kompetisi kuda nil dalam ekosistemKuda nil sedang berkompetisi (Sumber: onekindplanet.org)

Jenis interaksi selanjutnya adalah kompetisi. Hayo, siapa yang suka mengikuti beragam kompetisi baik di sekolah maupun di luar sekolah? Di dalam sebuah ekosistem juga terdapat kompetisi, lho! Kompetisi merupakan persaingan yang terjadi di antara 2 spesies. Kompetisi dibagi menjadi 2, yaitu intraspesies dan interspesies. Wah, apa bedanya, ya? Intraspesies adalah persaingan antara 2 spesies yang sama, misalnya kompetisi antar kuda nil untuk memperoleh pasangan. 

3. Predasi

predasi dalam ekosistemCheetah mengejar rusa (Sumber: catersnews.com)

Apakah kamu tahu apa yang dimaksud dengan predasi? Predasi adalah interaksi antara pemangsa dan mangsanya. Kamu pernah melihat cheetah mengejar rusa, kemudian memangsanya? Nah, itu merupakan salah satu contoh predasi. Ada yang bisa menyebutkan contoh lainnya? 

4. Netralisme (0/0) merupakan hubungan dua mahluk hidup yang saling berdampingan dan tidak saling mempengaruhi dalam satu habitat. Contoh: ayam dengan kambing



5.Rantai Makanan



Jenis interaksi yang selanjutnya adalah rantai makanan. Kamu sudah pernah dengar tentang rantai makanan sebelumnya? Yap, rantai makanan adalah proses perpindahan energi makanan melalui seri organisme. Pada rantai makanan, terdapat produsen, konsumen I, konsumen II, dan konsumen III. Alur pada rantai makanan bergerak secara linear dari produsen ke konsumen teratas.

6. Jaring -jaring makanan

Merupakan beberapa rantai makanan yang saling berhubungan
Keterangan:
Jaring-jaring makanan tersebut tersusun atas 12 rantai makanan antara lain:

 Apa bedanya sih rantai makanan dengan jaring-jaring makanan? Jaring-jaring makanan merupakan gabungan dari beberapa rantai makanan yang saling bersinggungan. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa jaring-jaring makanan merupakan rantai makanan yang jauh lebih kompleks. Organisme yang terlibat dalam sebuah jaring-jaring makanan juga memiliki lebih banyak pilihan makanan dibanding organisme yang ada pada rantai makanan.

6. Piramida Makanan

  • Piramida makanan menggambarkan perbandingan eneri antara produsen dengan konsumen-konsumenya. 
  • Dasar piramida ditempati oleh produsen karena memiliki energi paling banyak
  • Puncak piramida ditempati konsomen puncak/konsumen terakhir karena jumlah energinya paling sedikit

Piramida makanan merupakan diagram yang menggambarkan susunan tingkat trofik satu dan tingkat trofik lainnya berdasarkan jumlah, biomassa dan kemampuan menyinpan energi pada setiap trofiknya. Sesuai dengan namanya, susunannya berbentuk piramida dan komposisinya semakin ke atas semakin mengecil. Komposisi yang berada di dasar piramida merupakan produsen, sedangkan yang berada di bagian atas merupakan konsumer puncak.


Berdasar cara memperoleh makanan, organisme dibedakan menjadi dua yaitu autotrof dan heterotrofAutotrof adalah organisme yang mampu menghasilkan makanan sendiri, contohnya tumbuhan hijau dan bakteri. Heterotrof adalah organisme yang tidak mampu menghasilkan makanan sendiri. 

Heterotrof ada 3 jenis yaitu : herbivora, karnivora dan omnivora. Herbivora adalah organisme pemakan tumbuhan, contohnya kambing, sapi, kelinci, dan sebagainya. Karnivora adalah organisme pemakan daging atau hewan lain, contohnya harimau, kucing, dan sebagainya. Omnivora adalah hewan pemakan segala (termasuk tumbuhan dan daging), contohnya babi. 

Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem 

Manusia juga memiliki interaksi dengan lingkungan. Berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam menyebabkan kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu, akibatnya lingkungan menjadi kurang berfungsi dengan peruntukannya.

Untuk lebih memahami materi tentang interaksi makhluk hidup dengan lingkunganya silah kan buka link berikut👇
Tugas IPA hari ini Kamis, 17 Februari 2022:
  1. Membuat peta konsep tentang "Interkasi Makhluk Hidup dengan Lingkungan" di buku catatan khusus IPA 
  2. Untuk mengukur tingkat pemahamanmu pada materi tersebut silahkan kerjakan latihan soal dengan membuka link berikut ini👇

Selamat mengerjakan ...tetap semangat dan tetap menerapkan 3M dimasa pandemi Covid-19 💪💪💪

Selasa, 05 Januari 2021

KD 3.6 SISTEM ORGANISASI KEHIDUPAN

 KD 3.6 SISTEM ORGANISASI KEHIDUPAN




Materi IPA 7 Semester Genap:

  1. Sistem Organisasi Kehidupan
  2. Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan
  3. Pencemaran Lingkungan
  4. Pemanasan Global
  5. Struktur dan Lapisan Bumi
  6. Tata Surya
Materi IPA hari Kamis, 6 Januari 2022

SISTEM ORGANISASI KEHIDUPAN

Organisasi kehidupan makhluk hidup memiliki struktur yang kompleks. Struktur organisasi kehidupan dari tingkatan terkecil ke terbesar terdiri, yaitu: sel – jaringan – organ – sistem organ – organisme.

Materi sistem organisasi kehidupan ini akan menguraikan tingkatan organisasi kehidupan makhluk hidup dari sel sampai organisme.

1. Sel

Sel adalah unit terkecil penyusun makhluk hidup. Makhluk hidup yang hanya memiliki satu sel disebut makhluk hidup uniseluler.

Sedangkan makhluk hidup yang tersusun atas banyak sel dinamakan makhluk hidup multiseluler.

Contoh dari makhluk hidup uniseluler adalah bakteri, amoeba, paramecium, euglena, dan ganggang hijau biru.

Berdasarkan ada atau tidaknya membran inti, maka sel dibedakan menjadi dua, yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik.

Sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki membran inti, contohnya sel pada hewan bersel satu.

Sedangkan sel eukariotik adalah sel yang sudah memiliki membran inti, yaitu pada makhluk tingkat tinggi.

Baca : Perbedaan Sel Prokariotik dan Sel Eukariotik Serta Contohnya

Sel pertama kali ditemukan oleh Robert Hooke pada tahun 1665 (abad ke-19). Sel dibedakan menjadi tiga bagian utama, yaitu membran sel, nukleus (inti sel), dan sitoplasma.

Sitoplasma merupakan  plasma yang terdapat di luar inti sel, sedangkan plasma yang berada di dalam inti sel disebut nukleoplasma. Gabungan sitoplasma dan nukleoplasma selanjutnya dinamakan protoplasma.

Protoplasma merupakan cairan kental berisi air, lemak, karbohidrat, garam mineral, dan vitamin. Protoplasma adalah gabungan dari sitoplasma dan nukleoplasma.

a. Membran Sel

Selaput sel atau membran sel merupakan bagian pembungkus sel paling luar. Bagian ini berfungsi untuk melakukan pertukaran zat dalam sel dan melindungi seluruh isi sel (protoplasma).

Membran sel bersifat semipermiabel, karena hanya dapat dilalui oleh zat-zat tertentu yang dapat larut secara disfusi dan osmosis.

b. Inti Sel (Nukleus)

Inti sel adalah organel yang hanya ditemukan pada sel eukariotik. Organel ini mengandung sebagian besar materi genetik, seperti DNA dan RNA.

Fungsi utama inti sel adalah memimpin kegiatan di dalam sel dengan cara mengatur fungsi gen. Di dalam inti sel terdapat anak inti sel atau nukleolus yang berfungsi mengatur kinerja inti sel.

c. Sitoplasma

Sitoplasma adalah cairan pengisi ruang antara membran sel dan inti sel. Di dalam sitoplasma, terdapat banyak organel sel, diantaranya sebagai berikut.

1) Ribosom

Ribosom adalah partikel berbentuk bulat yang berfungsi sebagai tempat pembentukan protein. Bagian ini merupakan organel terkecil di dalam sel.

Ribosom ada yang melekat sepanjang retikulum endoplasma dan ada pula yang bebas atau soliter.

2) Retikulum endoplasma

Retikulum endoplasma merupakan organel yang terdiri atas membran-membran yang tersusun paralel.

Terdapat dua jenis retikulum endoplasma, yaitu retikulum endoplasma kasar (granuler) dan retikulum endoplasma halus (agranuler).

Fungsi retikulum endoplasma selain sebagai tempat melekatnya ribosom, juga untuk melakukan sekresi protein dan lemak.

3) Mitokondria

Mitokondria mengandung enzim yang dapat melepaskan energi dalam bentuk makanan pada proses respirasi sel. Sehingga mitokondria sering disebut sebagai “power house” atau pabrik energi.

Setiap mitokondria mempunyai  dua lapis membran, yaitu membran dalam dan membran luar. Membran dalam pada mitokondria membentuk lipatan yang disebut krista. Fungsi utama mitokondria adalah sebagai pusat respirasi sel.

4) Badan golgi

Badan golgi atau disebut juga aparatus golgi, berbentuk tumpukan kantong tipis. Organel ini berfungsi untuk ekskresi sel, karena bekerjanya seperti ginjal.

5) Vakuola

Vakuola adalah rongga sel yang beiris cairan. Bagian sel ini sering ditemukan dalam sel tumbuhan daripada dalam sel hewan. Vakuola dibedakan menjadi dua, yaitu vakuola makanan dan vakuola berdenyut.

Baca juga : Perbedaan Pembelahan Sel Secara Mitosis dan Meiosis Dilengkapi Gambarnya.

Vakuola makanan berfungsi sebagai tempat pencernaan makanan, sedangkan vakuola berdenyut berfungsi sebagai alat pengeluaran.

2. Jaringan

Pengertian jaringan adalah kumpulan sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama.

a. Jaringan Pada Hewan

Pada hewan vertebrata, terdapat empat macam jaringan utama, yaitu jaringan epitel, jaringan penyokong, jaringan otot, dan jaringan syaraf.

1) Jaringan epitel berfungsi melindungi jaringan di bawahnya. Jarinan ini terdiri atas sel-sel berbentuk lembaran-lembaran yang menutupi permukaan luar tubuh.



2) Jaringan penyokong pada hewan antara lain jaringan tulang keras, jaringan tulang rawan, jaringan ikat, jaringan darah, dan jaringan lemak.



3) Jaringan otot tersusun atas sel-sel otot. Setiap sel otot terbentuk oleh serabut halus yang dinamakan miofibril. Jaringan otot dibedakan menjadi otot lutrik, otot polos, dan otot jantung.

Ciri otot lurik, yaitu melekat pada rangka, bentuk seperti tabung/silindris, terdapat banyak inti sel di tepi, bekerjanya secara sadar (diperintah otak).

Ciri otot polos, antara lain berada di organ dalam, kecuali jantung, bentuk gelendong, inti sel satu di tengah, bekerjanya tidak sadar (tidak diperintah otak).

Sedangkan ciri otot jantung : terletak di jantung, berbentuk silindris bercabang, inti sel banyak dan ditengah, bekerjanya tidak sadar.

4) Jaringan saraf tersusun dari sel-sel saraf yang disebut neuron, sebagai penghantar implus atau rangsang dari reseptor (penerima rangsang) ke otak.



Neuron (sel saraf) adalah unit struktural dan fungsional dari sebuah sistem syaraf yang terdiri dari dendrit dan akson.

Dendrit berfungsi menerima impuls dan meneruskannya ke badan sel, sedangkan akson bertugas meneruskan impuls dari badan sel ke badan sel lainnya.

b. Jaringan pada tumbuhan 

Jaringan pada tumbuhan terdiri atas jaringan epidermis, jaringan meristem, jaringan parenkim, jaringan penyokong, dan jaringan pengangkut.

Pengertian jaringan epidermis adalah jaringan paling luar pada tumbuhan, berfungsi melidungi jaringan di dalamnya.





Epidermis pada daun akan menjadi stomata, sedangkan epidermis pada ujung akar akan membentuk rambut-rambut akar.

Jaringan parenkim  tersebar hampir di seluruh tubuh tumbuhan. Untuk jaringan parenkim pada daun terdiri atas jaringan tiang (palisade) dan jaringan spons. Jaringan parenkim mengandung klorofil yang berfungsi untuk fotosintesis.

Fungsi jaringan penguat adalah untuk menopang berdirinya tumbuhan. Ada dua jaringan peyokong tumbuhan, yaitu kolenkim (pada tangkai daun) dan sklerenkim (pada batang dan tulang daun).


Jaringan pengangkut terdiri atas jaringan floem dan jaringan sylem. Jaringan floem (pembuluh tapis), berfungsi mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan.

Sedangkan Jaringan xylem (pembuluh kayu), berfungsi mengangkut air dan garam-garam mineral dari akar ke daun.

Berdasarkan hal tersebut, jaringan tumbuhan dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu jaringan meristem dan jaringan dewasa.

1. Jaringan Meristem

Jaringan meristem merupakan jaringan muda yang sel-selnya selalu aktif membelah untuk membentuk struktur primer pada tumbuhan.

Sel meristem membelah secara mitosis untuk menghasilkan sel baru bagi pertumbuhan dan perkembangan.

Sel meristem memiliki dinding sel yang tipis dan sitoplasma yang besar. Jaringan ini terdapat pada bagian ujung batang dan ujung akar.

Jaringan meristem dikelompokkan menjadi dua, yaitu meristem primer dan meristem sekunder.

a. Meristem Primer

Meristem primer adalah jaringan meristem yang berasal dari pertumbuhan embrio. Semua pertumbuhan yang berasal dari meristem ujung disebut pertumbuhan primer. Hal tersebut meliputi sel dan jaringan yang dibentuknya.

Aktivitas meristem ujung akan menyebabkan pemanjangan pada akar dan batang, pembentukan cabang batang dan akar, serta pembentukan organ reproduksi (bunga). Meristem ujung ini disebut juga meristem primer.

b. Meristem Sekunder

Meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan dewasa, seperti kambium dan kambium gabus. Aktivitas meristem sekunder menyebabkan pertambahan besar tubuh tumbuhan. Jaringan ini juga disebut meristem lateral, karena terletak di batang.

Meristem lateral pada umumnya terdapat pada tumbuhan dikotil. Aktivitas meristem lateral ini akan menyebabkan batang dan akar bertambah diameternya dan disebut sebagai pertumbuhan sekunder. Tumbuhan dikotil tidak memiliki kambium pembuluh, sehingga tidak terjadi pelebaran diameter batang.

2. Jaringan Dewasa

Jaringan dewasa merupakan jaringan yang telah mengalami diferensiasi. Secara umum, jaringan ini tidak mengalami pembelahan lagi.

Berdasarkan bentuk dan fungsinya, jaringan dewasa dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu jaringan epidermis, parenkim, kolenkim, sklerenkim, pengangkut (xilem dan floem), dan gabus.

a. Jaringan Epidermis

Jaringan epidermis adalah jaringan paling luar yang menutupi seluruh permukaan tubuh tumbuhan, baik permukaan akar, batang, daun, buah, maupun biji.

Jaringan epidermis terdiri atas selapis sel yang pipih dan rapat. Jaringan ini berfungsi untuk melindungi jaringan di dalamnya dan sebagai tempat pertukaran zat,

b. Jaringan Parenkim

Jaringan parenkim sering disebut sebagai jaringan dasar, karena terbentuk dari meristem dasar. Jaringan ini terletak pada sebelah dalam jaringan epidermis.

Parenkim terdiri atas sel-sel bersegi banyak dengan bentuk yang bermacam-macam, seperti bentuk bulat atau menyerupai bentuk bintang.

Sel parenkim berfungsi untuk menyimpan air dan cadangan makanan. Cadangan makanan ini disimpan sebagai vakuola berbentuk larutan.

Selain itu, ada juga jaringan parenkim yang memilili krorofil, sehingga mampu melakukan fotosintesis. Sel parenkim yang berklorofil ini disebut klorenkim.

c. Jaringan Kolenkim

Kolenkim merupakan jaringan penyokong atau penguat pada organ tubuh tumbuhan muda dan tanaman herba. Kolenkim adalah sel hidup yang memiliki sifat seperti parenkim.

Sel kolenkim yang mengandung kloroplas berperan dalam proses fotosintesis. Kolenkim tersusun atas sel-sel hidup dengan protoplasma aktif dan memiliki bentuk memanjang dengan penebalan tidak merata.

d. Jaringan Sklerenkim

Sklerenkim merupakan jaringan penguat tumbuhan yang terdiri atas sel-sel mati. Dinding sel sklerenkim sangat kuat, tebal, dan banyak mengandung lignin.

Berdasarkan bentuknya, sklerenkim dibagi menjadi dua macam, yaitu serabut dan sel batu (sklereid).

Serabut atau serat berasal dari jaringan meristem dan umumnya terdiri atas sel-sel panjang dan bergerombol membentuk anyaman atau pita. Contohnya adalah pelepah daun pisang.

Sedangkan sel batu (sklereid) merupakan jaringan sklerenkim yang bentuk selnya membulat dengan dinding sel yang mengalami penebalan. Contohnya adalah tempurung kelapa atau kulit biji keras.

e. Jaringan Pengangkut

Jaringan pengangkut merupakan jaringan yang berperan mengangkut senyawa kimia di dalam tubuh tumbuhan. Jaringan pengangkut pada tumbuhan dibedakan menjadi dua, yaitu jaringan xylem dan jaringan floem.

Xylem adalah jaringan pengangkut yang berfungsi mengangkut air dan unsur hara dari akar ke daun. Faktor yang mempengaruhi naiknya air dan unsur hara tersebut antara lain tekanan akar dan daya isap daun.

Floem merupakan jaringan pengangkut yang berfungsi mengedarkan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan. Jaringan ini mengangkut glukosa dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan.

g. Jaringan Gabus

Jaringan gabus merupakan jaringan yang tersusun oleh sel-sel parenkim gabus. Jaringan ini memiliki sel gabus yang mati dan kosong.

Sesuai namanya, jaringan ini berbentuk memanjang dan berdinding gabus. Jaringan gabus berperan dalam melindungi jaringan-jaringan di bawahnya dari kehilangan air.

Untuk lebih memahami materi tersebut silahkan buka link PPT dan YOUTUBE berikut ini👇

  1. https://drive.google.com/file/d/1yirXAYYi_2d8SVuXkcsRL0Hilg0lwpSs/view?usp=sharing
  2. https://www.youtube.com/watch?v=ZHlo6jhEMAg
  3. https://www.youtube.com/watch?v=E39ajD69Cjk
TUGAS IPA HARI KAMIS, 6 JANUARI 2022

1. Membuat rangkuman tentang sel dan jaringan dari PPT di buku catatan khusus IPA
2. Membuat model sel hewan atau tumbuhan (Lembar Kegiatan terlampir)
3. Untuk mengukur tingkat pemahamanmu pada materi tersebut kerjakan latihan soal dengan membuka link berikut ini👇


Materi IPA Hari Kamis, 13 Januari 2022

3. Organ

Pengertian organ adalah sekumpulan jaringan yang bekerjasama melakukan fungsi tertentu

a. Organ pada Tumbuh  Manusia

Contoh organ yang dimiliki hewan tingkat tinggi dan manusia, antara lain mata, paru-paru, jantung, hati, lambung, ginjal, telinga, dan kulit.


Gb. Macam-macam jaringan penyusun organ dalam tubuh


Gb. organ ginjal

Mata berfungsi sebagai alat untuk melihat. Paru-paru sebagai alat pernapasan. Jantung bertugas untuk memompa darah. Hati berfungsi untuk menetralkan racun.

Ginjal berfungsi sebagai alat pengeluaran (ekskresi). Telinga berfungsi sebagai indra pendengar. Kulit berfungsi sebagai pelindung jaringan di bawahnya dan pengaturan suhu.

b. Organ pada Tubuh Tumbuhan

Organ-organ pokok yang terdapat pada tumbuhan adalah akar, batang, dan daun.Akar berfungsi sebagai organ penyerap air dan zat hara (mineral), sebagai penegak batang, dan juga organ pernapasan.

   Gb. irisan melintang akar dikotil dan monokotil




Gb. Irisan melintang batang dikotil dan monokotil

Daun tersusun atas jaringan epidermis, jaringan palisade, jaringan spons, dan jaringan pengangkut. Fungsi daun adalah sebagai tempat fotosintesis dan bernapas


Gb. Irisan melintang daun


Organ penting lainnya dari tumbuhan adalah bunga. merupakan adalah alat perkembangbiakan generatif pada tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae).



4. Sistem organ

Sistem organ adalah kumpulan organ-organ yang menjalankan fungsi tertentu dan membentuk suatu sistem.

Misalnya, sistem pencernaan dibentuk oleh organ mulut, kerongkongan, lambung, usus haus, usus besar, dan anus.

a. Sistem Organ pada Tubuh  Manusia


Contoh sistem organ pada  manusia, antara lain sistem pernapasan, sistem pencernaan, sistem syaraf, sistem pengeluaran, sistem peredaran darah, sistem reproduksi, sistem hormon, sistem rangka, dan sistem otot.

Beberapa contoh Sistem Organ Manusia antara lain:


Gb. Sistem Organ Pencernaan



Gb. Sistem Peredaran darah (transportasi) pada Manusia


Gb. Sistem Organ Pernapasan

Keterangan:

  • Ginjal mengeluarkan zat sisa berupa Urine ( air seni)
  • Hati mengeluarkan zat sisa cairan empedu
  • Paru-paru mengeluarkan zat sisa Karbondioksida (CO2) dan Uap air (H2O)
  • Kulit mengeluarkan zat sisa berupa keringat


 Gb. Sistem organ saraf pada Manusia


Keterangan:
Sistem Gerak Pada Manusia meliputi : tulang, otot dan sendi


b. Sistem Organ pada Tumbuhan

Contoh sistem organ pada tumbuhan, antara lain sistem transportasi, sistem pernapasan, sistem transpirasi, dan sistem gerak.

Untuk sistem transportasi pada tumbuhan meliputi organ daun, batang, dan akar. Sistem pernafasan tumbuhan mencakup organ daun, batang, dan akar.

Sistem transpirasi tumbuhan pada organ daun melalui stomata, sedangkan sistem gerak pada tumbuhan melibatkan akar, daun, dan batang.

(https://www.amongguru.com/sistem-organisasi-kehidupan-makhluk-hidup-dilengkapi-penjelasannya/#comment-2311 )

Untuk lebih memahami materi tentang organ dan sistem organ silahkan buka link berikut ini👇

  1. https://www.youtube.com/watch?v=CGROvqN8N0s 
  2. https://www.youtube.com/watch?v=XbFahROqMRg

Tugas IPA hari ini Kamis, 13 Januari 2022 :

  1. Membuat rangkuman tentang organ dan sistem organ pada manusia dan tumbuhan di buku catatan khusus IPA 
  2. Untuk mengukur tingkat pemahamanmu tentang materi tersebut kerjakan latihan soal dengan membuka link berikut👇

Selamat mengerjakan 💪💪

KD 3.11/BAB 6 TATA SURYA

  Materi IPA hari Kamis, 19 Mei 2021 1.  Sistem Tata Surya  Tata surya adalah  susunan benda-benda lagit yang terdiri atas matahari sebagai ...